Senin, 07 Desember 2015

Karena Aku Menyukainya


Suatu hari, Abdullah bin Umar menderita sakit. Dia menginginkan ikan, lalu ada yang memasakkannya. Ketka ikan itu dihidangkan kepada beliau, datangkah seorang pengemis merengek minta makan. Beliau pun memerintahakan orang-orang yang ada di sekelilingnya untuk memberikan ikan yang dihidangkan itu.


Keluarganya pun tidak setuju, "Subhanállah, kami susah payah mencarinya, kenapa kau berikan kepadanya? Kita kan masih punya bekal lain yang bisa diberikan kepadanya."

Dengan alasan sederhana beliau menjelaskan,

"Karena aku sangat menyukai ikan itu dan aku senang kalau pengemis itu mengambilnya."

Keluarganya pun masih berusaha mencari alasan lain, "Kita beri dia 1 dirham, itu akan lebih bermanfaat daripada makanan ini dan engkau bisa memuaskan seleramu."

"Seleraku adalah apa yang aku inginkan," tukas beliau.
Beliau pun enggan melakukan usulan yang ditawarkan oleh keluarganya dan beliau tetap memberikan ikan tersebut kepada si miskin, hingga akhirnya tidak jadi merasakan lezatnya ikan itu.

nasihat diri

Sabtu, 20 September 2014

"13.03"

Hari-hari yang saya lalui belakangan ini terasa lebih bergairah. Ada pancaran intelektual tak biasa yang saya rasakan. Berkomunikasi menjadi tak canggung. Tubuh lebih bersemangat menghadapi hari. Lebih ceria. Jauh lebih optimis dari sebelumnya. 

Selasa, 06 Mei 2014

Protokol TCP/IP (1)

Sejauh ini kita sering menjumpai kata protokol. Cukup sulit mendefinisikan secara tepat apa yang disebut protokol. Protokol memiliki banyak variasi dan banyak tujuan penggunaan. Secara sederhana dapat dijelaskan, protokol adalah sekumpulan aturan dalam komunikasi data. Protokol mengatur bagaimana terjadinya hubungan dan perpindahan data antara dua atau lebih komputer.



Protokol dapat diterapkan pada perangkat kras, perangkat lunak atau kombinasi keduanya. Pada tingkata yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras. Sebagian besar protokol memiliki karakteristik berikut:

1. Melakukan deteksi apakah ada koneksi fisik atau tidak, yang dilakukan oleh komputer atau mesin lain.
2. Melakukan handshaking
3. Menjadi negosiator berbagai macam karakteristik koneksi
4. Mengatur bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan
5. Menentukan format pesan.
6. Melakukan error detection dan error correction saat terjadi kerusakan pesan.
7. Mengakhiri suatu koneksi

Secara umum format protokol meliputi:
Format informasi
Pewaktuan (timing)
Urutan (sequencing)
Kontrol kesalahan (error control)

cont...
Computer Network Protocols TCP/IP

Minggu, 20 April 2014

Pengantar Apologia

Dalam salah satu karya besar filsuf klasik Plato, ada sebuah buku yang mengisahkan bagaimana Socrates yang ketika itu berusia 70-an tahun membela diri di hadapan majelis hakim di kota Athena. Pria tua itu membala diri atas dakwaan yang dituduhkan padanya bahawa ia adalah perusak generasi muda, tidak percaya pada dewa-dewa dan membawa ajaran ketuhanan baru. Pun dengan logisnya ia membuktikan kepalsuan tuduhan-tuduhan itu, Socrates tetap dihukum oleh majelis hakim.


Menarik ditelusuri lebih jauh, apa motif diadakannya persidangan itu. Apa yang dibawa Socrates sehingga ia terpaksa menghadapi pengadilan sendirian dengan usia renta. Mengapa ia harus menderita hukuman. Mengapa ia dituduh merusak generasi muda. Mengapa ia dituduh tidak percaya pada dewa-dewa. Mengapa ia didakwa membawa agama baru bagi penduduk kota Athena.

Lebih menarik lagi, meskipun ia berkesempatan besar lari dari athena dan lari dari persidangan yang hampir pasti diketahui akan menjatuhkan vonis kepadanya namun ia tak sedikitpun mengambilnya. Mengapa dari pembelaannya seakan-akan menunjukkan bahwa ia punya tanggung jawab besar terhadap penduduk Athena.

Mengapa ia sampai berkata jika kalian (men of Athens) merasa aku adalah penggangu (gadfly) oleh karena itu kalian ingin membunuhku, maka belum tentu Tuhan (God) akan mengirimkan pengganggu-pengganggu lain sepertiku dikemudian hari?

Masalah yang sangat menarik ini akan kita bahas ke depan. Kita akan mengkaji bagaimana proses persidangan yang dihadapi Socrates di akhir masa hidupnya berdasarkan apa yang diceritakan Plato dalam bukunya "Apologia". Siapa itu Plato? Apa kaitannya dengan Socrates? Siapa Socrates?  Mengapa ia disidang? Apa dakwaannya? Apa sebenarnya yang ingin ia sampaikan? Siapa sebenarnya Socrates?

to be continued...
Classic Filsafat Sejarah

Senin, 23 Desember 2013

Isolated I/O vs. Memory-Mapped I/O

Ada dua metode berbeda dalam antarmuka I/O ke mikroprosesor, yakni isolated I/O dan memory-mapped I/O. Secara umum metode memory-mapped I/O tidak digunakan pada PC.



Perbedaan antara keduanya dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Isolated I/O
No.
Memory Mapped I/O
Isolated I/O uses separate memory space.
01
Memory mapped I/O uses memory from the main memory.
Limited instructions can be used. Those are IN, OUT, INS, OUTS.
02
Any instruction which references to memory can be used.
This does not take memory from main memory.
03
It takes memory from main memory which reduces the memory available for applications.
The addresses for Isolated I/O devices are called ports.
04
Memory mapped I/O devices are treated as memory locations on the memory map.
IORC & IOWC signals expands the circuitry.
05
IORC & IOWC signals has no functions in this case which reduces the circuitry.

           
z          ISOLATED I/O : Pada isolated I/O, lokasi (transfer) terisolasi dari sistem memori di dalam ruang addres yang terpisah. Pada Isolated I/O, PORT terpisah dari memori. Karena portnya terpisah, user bisa memperluas memori ke ukuran penuhnya tanpa menggunakan ruang memory lain untuk perangkat I/O. Kerugiannya; bahwa data yang ditransfer antara I/O dan mikroprosesor harus diakses dengan instruksi-instruksi spt IN, INS, OUT, OUTS.
MEMORY-MAPPED I/O : Tak seperti isolated I/O, instruksi yang digunakan di memory mapped I/O tidak terbatas pada IN, INS, OUT, ataupun OUTS saja. Pada memory-mapped I/O, setiap instruksi yang bisa mentrasfer data antara mikroprosesor dan memory dapat digunakan. Keuntungan paling utama adalah bahwa instruksi transfer memory dapat digunakan untuk mengakses perangkat I / O.

Sementara kerugian memory-mapped I/O; sebagian dari sistem memori digunakan sebagai peta I/O. Berdampak pada berkurangnya jumlah memori yang tersedia.

Keuntungan lain yang dimiliki MEMORY-MAPPED I/O adalah bahwa sinyal IORC dan IOWC tidak memiliki fungsi dalam sistem, sehingga memungkinkan adanya pengurangan jumlah sirkuit yang dibutuhkan untuk decoding. Pada RISC, yang bekerja dengan prinsip penyederhanaan komputasi set instruksi, dimana 20% instruksi pada sebuah prosesor ternyata menangani sekitar 80% dari keseluruhan kerjanya keuntungan ini tentu akan dimanfaatkan. Olehkarena itu RISC bnyk menggnakan memory-mapped i/o.


Pustaka:
Barry B. Brey. Intel Microprocessors Architecture Programming and Interfacing. 8th edition.



Elektronika Interfacing Mikrokomputer Mikroprosesor

Sabtu, 14 September 2013

Apple, Sebuah Visi Ketimbang Produk


Semuanya berawal dari nol. Tapi untuk Apple, semuanya berawal dari garasi. Yeah.. sejarah membuktikan, perusahaan-perusahaan IT yang kini merajai dunia banyak yang berawal dari garasi. Mikrosoft, Harold-Packard, Google, Apple dan masih banyak lagi.

Selama lebih dari dua dekade awal, Apple yang ketika itu masih bernama Apple Computer lebih cenderung memproduksi personal computer. Diantara generasi yang kita kenal adalah Apple II, Macintosh, dan Power Mac. Satu hal yang paling membuat saya mudah memebedakan Apple dengan produsen lain yakni filsofi. Filosofi Apple adalah filosofi yang selalu selalu dijelaskan Steve Jobs dalam setiap kesempatan. Jelas, simple, sesuai kebutuhan dan mudah.

Visi yang ditawarkan Jobs adalah sesuatu yang membuat Apple telah punya kaki di abad 21 dibanding kompetitornya ketika mereka bersaing di abad 20.
Elektronika Mikrokomputer Mikroprosesor

Senin, 09 September 2013

Volatilitas, Memori, dan Ilmu

Dalam bidang kimia kita mengenal istilah volatilitas, yakni kecenderungan suatu zat untuk menguapVolatilitas tak hanya dimiliki suatu zat. Ingatan pun begitu. Untuk hal-hal tertentu, materi pelajaran misalnya, yang seharusnya (diharapkan) bertahan lama di dalam benak, justru sering kali menguap begitu saja setelah beberapa waktu berjalan. 

Entah karena kemampuan mengingat yang terbatas atau kurang sungguh2nya kita ketika menyerap materi itu dahulu sehingga terjadi hal demikian

Dalam konteks ini, ternyata merefresh memori kita terhadap ilmu yang dahulu pernah kita terima itu sangat penting. Yang tak kalah pentingnya juga adalah menumbuh-kembangkan kesungguhan (& keikhlasan) dalam menyerap ilmu, agar ilmu tersebut tak sekedar menjadi sesuatu yang masuk dan lepas begitu saja dari benak, namun justru lebih berharga dan sulit dilupakan.

 

This blog includes any research on this spesific products :

  • Copyright © Abdi ·abaday· Robhani™ is a registered trademark.
    Blogger Templates Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.